SUKOHARJO – Suasana hangat terpancar dari halaman Masjid Al Mubarok, Desa Parangjoro, saat suara cangkul berpadu dengan tawa warga yang bekerja bersama prajurit.
Pembangunan Masjid Al Mubarok dijalankan lewat gotong royong; material dipindahkan bersama, tanah diratakan, dan pekerjaan pondasi terus dikebut untuk melanjutkan tahapan.
Kehadiran prajurit di tengah warga membawa keakraban, percakapan sederhana di sela pekerjaan membuat beban terasa ringan dan semangat bertambah.
Minggu (2/8/2026) puluhan warga memanfaatkan hari libur untuk bergabung di lokasi pembangunan, menegaskan harapan bahwa masjid akan menjadi pusat aktivitas serta pengikat persaudaraan antarwarga.
Dengan tangan-tangan yang bekerja tanpa membedakan seragam maupun profesi, Masjid Al Mubarok perlahan berdiri; kebersamaan ini menjadi warisan sosial yang akan terus hidup setelah pembangunan selesai.(Red/Js).
