SUKOHARJO – Walaupun badan jalan sudah tampak jadi, pengerjaan meratakan tanah di sepanjang kanan dan kiri jalan perlu diselesaikan agar tidak muncul tepian yang timpang.
Warga bersama anggota Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo menjalankan pekerjaan itu dengan cangkul, sekop, dan gerobak sebagai alat bantu untuk memindahkan tanah urug.
Tanah dipindahkan secara bertahap, kemudian disebarkan dan diratakan supaya menyesuaikan kontur permukaan jalan yang dibangun.
Pada Rabu (12/8/2026), terik matahari tidak menghentikan percepatan perapian, karena penyelesaian sasaran fisik menjadi perhatian menjelang penutupan TMMD Reguler ke-129.
Rapi tidaknya bahu jalan menjadi penentu bahwa sebuah pembangunan memberi manfaat lebih bila setiap detailnya dituntaskan. (Red/Cn)
