SUKOHARJO – Warga Balai Desa Parangjoro diajak memahami penerapan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam praktik sehari-hari, terutama saat berhadapan dengan derasnya informasi di media sosial, bukan sekadar hafalan empat pilar.
Materi Wawasan Kebangsaan itu menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD Reguler ke-129 TA 2026 Kodim 0726/Sukoharjo, yang mengusung tema “TNI SATUKAN LANGKAH, MEMBANGUN NEGERI DARI DESA”, mempertemukan prajurit TNI, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga.
Mayor Inf Suroso dari Kodim 0726/Sukoharjo menyampaikan materi dan menekankan perlunya memperkuat pemahaman kebangsaan bersamaan dengan pembangunan fisik; menurutnya, pembangunan jalan dan jembatan diperlukan, namun ketahanan desa juga ditentukan oleh kualitas pola pikir masyarakatnya.
Pada Sabtu (8/8/2026), dialog digelar terbuka; warga tidak hanya menerima paparan tetapi turut mengajukan pertanyaan, khususnya seputar penggunaan media sosial yang bijak dan cara menangkal berita hoaks.
Dari ruang balai desa yang sederhana itu, pesan kebangsaan diarahkan pada persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari agar menjadi bekal warga untuk menyeleksi informasi secara cermat dan menjaga nilai-nilai dasar berbangsa.(Red/Js)
